BTN : Timnas U-19 Perlu Segera Dievaluasi

Timnas U-19 Perlu Segera DievaluasiKetua Badan Tim Nasional (BTN) La Nyalla Mattalitti angkat bicara terkait kekalahan beruntun yang didapatkan Timnas U-19 di Hassanal Bolkiah Trophy. Dengan tegas dia menyebut, tim besutan Indra Sjafri itu perlu segera dievaluasi.

Pada laga pertandingan melawan Vietnam U-21 di Track & Field Sport Complex, Bandar Seri Begawan, Rabu (13/8) sore WIB, Timnas U-19 kalah 1-3. Kekalahan tersebut merupakan kekalahan kedua secara berurutan setelah sebelumnya Evan Dimas dkk. takluk dengan skor yang sama dari Brunei Darussalam.

Timnas U-19 belum satu kali pun meraih kemenangan di turnamen tersebut. Pada laga perdana, mereka bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia U-21. Dengan demikian, bukan hanya belum pernah menang, Timnas U-19 juga minim dalam menghasilkan gol. Baru dua gol yang berhasil mereka cetak.

“Saya minta HPU (High Performance Unit) untuk segera menyiapkan forum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skuat ‘Garuda Jaya’ dengan memanggil tim pelatih. Silakan lakukan evaluasi meyeluruh dan obyektif. Apapun rekomendasinya akan saya ikuti dan jalankan,” ungkap La Nyalla melalui pesannya.

Timnas U-19 di bawah kepemimpinan BTN memang memiliki tim HPU yang bertugas melakukan konsultasi teknis dengan pelatih. Diharapkan dengan situasi saat ini, HPU dapat segera memberikan rekomendasi terbaik bagi tim pelatih.

“Mungkin apa ditempatkan technical advisor atau mungkin apalagi. Saya serahkan sepenuhnya ke ahlinya. Semua terserah HPU. Saya ikuti.”

Kendati begitu, La Nyalla menilai kekalahan Timnas U-19 menjadi pelajaran berharga sebelum benar-benar terjun ke Piala Asia U-19 pada Oktober mendatang. Sehingga, menurut dia, masih ada waktu untuk melakukan evaluasi dari semua aspek.

“Ini penting mumpung kita masih ada waktu menuju Oktober nanti di U-19 AFC Championship. Harus dilakukan langkah-langkah yang perlu. Justru karena kita menurun, momentum untuk dilakukan evaluasi di semua lini. Di level tim, saya sudah minta Indra Sjafri untuk evaluasi timnya.”

“Tetapi masih belum menunjukkan perubahan. Jadi harus evaluasi di tingkat yang lebih tinggi. Penting buat Indra untuk mendapat second opinion. Sehingga tidak yakin dengan pendapatnya sendiri.”