Hijrah Ke Jerman, Xabi Alonso Jadi Raja Assist Munich

Hijrah Ke Jerman, Xabi Alonso Jadi Raja Assist MunichDengan usia yang sudah 32 tahun mungkin tak banyak yang memprediksi Xabi Alonso bakal sukses di Bayern Munich. Fakta di lapangan justru mengejutkan karena dia langsung jadi bintang dan merebut status raja umpan Bavaria.

Melepas Toni Kroos dan mendatangkan Alonso membuat kebijakan transfer Bayern banyak dipertanyakan. Kroos baru saja jadi bintang di Piala Dunia dan baru berumur 24 tahun, sementara Alonso delapan tahun lebih tua dan dianggap sudah mulai mendekati akhir karier.

Tapi Alonso masih jauh dari habis. Bersama Josep Guardiola gelandang timnas Spanyol itu ternyata masih bisa dan mampu berperan jadi sosok yang sangat sentral. Tentu bukan urusan gol atau assist karena dia bisa lebih berfungsi dan berperan jika dia berada jauh di belakang. Alonso menjalankan dengan sempurna perannya sebagai pengumpan di Allianz Arena.

Alonso total baru bermain lima kali untuk Bayern di Bundesliga. Sekali lagi, belum ada gol atau assist dibuat eks Liverpool itu. Tapi dalam kurun itu dia sudah membuat 679 sentuhan dan membuat 558 umpan sukses (rataan yang mencapai 89%).

Status Alonso sebagai ‘Raja Pengumpan Bavaria’ didapat saat dia bermain menghadapi Cologne di akhir pekan kemarin. Meski sempat dibuat kesulitan FC Hollywood menang 2-0.

Bermain dalam formasi 3-3-4 yang diterapkan Guardiola, Alonso sepanjang pertandingan menyentuh bola sebanyak 206 kali. Dari 206 sentuhan yang dibuat Alonso, 175 umpan yang dia buat berhasil menemui sasaran. Angka tersebut lebih banyak dari total sentuhan yang dibuat seluruh pemain Cologne.

Dengan membuat 206 sentuhan selama 90 menit, itu artinya Alonso membuat 2,2 sentuhan setiap menit. Atau dengan kata lain dia menyentuh bola setiap sekitar 27 detik sekali. Demikian diberitakan Bild.

Sebagai catatan, angka 206 sentuhan itu mematahkan rekor sebelumnya yang dipunya Thiago Alcantara. Gelandang Bayern yang diboyong dari Barcelona itu musim lalu membuat 117 sentuhan dalam sebuah laga di Bundesliga.

“Menyenangkan (untuk memecahkan rekor), tapi saya harus melihat sendiri statistik itu,” sahut Alonso saat ditanya soal rekor yang baru dipecahkan, seperti diberitakan DailyMail.

Atas apa yang dia tunjukkan di lima pertandingan pertama bersama Bayern, Alonso dapat sanjungan tinggi dari media Jerman. Itu bisa dipahami lantaran Alonso juga langsung menyambet gelar man of the match di dua laga pertamanya bersama Die Roten.

“Alonso adalah penghubung dan pemikir di permainan Bayern!” tulis Bild. Sementara Welt menggambarkan Alonso sebagai “fenomena”.