Manchester City Mengembalikan Fokus ke Premier League

Manchester City Mengembalikan Fokus ke Premier LeagueManchester City mengembalikan fokus ke Premier League usai ditekuk Barcelona 0-2 di leg pertama Liga Champions tengah pekan ini. Kekalahan kandang dengan skor0-2 sepertinya membuat harapan The Citizens untuk bisa melangkah ke babak perempat final Liga Champions teramat terjal.

Saking kecewanya dengan kekalahan tersebut, pelatih City, Manuel Pellegrini sampai menuding wasit Jonas Eriksson tak becus memimpin pertandingan. Wasit asala Swedia ini mengusir Marthin Demichelis atas tekelnya terhadap Leonel Messi, dan memberi penalti untuk Barca yang jadi gol pembuka La Braugrana.

Tudingan Pellegrini terhadap wasit berdampak serius. Kini UEFA sedang mengkaji hukuman atas sang pelatih asal komentar konrtoversialnya itu.

Sadar prospek mereka di Liga Champions tak terlalu bagus, The Citizens kini mengalihkan kompasnya ke turnamen domestik. Pintu untuk melesat ke puncak klasemen sementara Premier League masih terbuka lebar.

Selain jadi laga penawar luka, pertandingan melawan Stoke City di Stadion Etihad pada ke-27 Premier League, Sabtu (22/2) ini pun memberikan bonus menarik.

Jika menang, Pellegrini akan meraup 57 poin. Mereka bisa bertengger di puncak jika Chelsea kalah dari Everton, dan Arsenal kalah atau hanya seri versus Sunderland. Jika pun kedua persaingan sama-sama menang, setidaknya City bisa tetap mempertahankan tekanan pada dua klub asal London tersebut.

Kans untuk memenangi partai ini terbuka lebar. Stoke lima kali kalah dalam lima kali kunjungan ke Stadion Etihad di ajang Premier League. Mereka kebobolan 14 gol, dan belum mencetak satu gol pun ke gawang tuan rumah City.

Gelandang City, Fernandinho menyuarakan pentingnya mereka untuk segera meraih kemenangan lagi. Kendati tampil menawan di musim ini, namun skuat Pellegrini sempat kedodoranm di dua pekan terakhir dimana mereka hanya sekali menang dari empat di berbagai ajang kompetisi.

Saatnya kita lupakan kekalahan. Berbenah kembali, dan fokus untuk kembali meraih kemenangan. Laga melawan Stok jadi momentum kita kembali ke jalur kemenangan, kata gelandang asal Brasil ini.

Ya, The Citizens memang sudah ditunggu jadwal yang padat, hingga tak ada gunanya terus meratapi kekalahan dari Barca. Usai melawan Stoke, mereka akan meladeni Sunderland di final League Cup, dilanjutkan melawan Wigan di perempatfinal Piala FA, sebelum bertemu kembali barca di leg kedua Liga Champions.

Pellegrini berharap, sang kapten Vincent Kompany yang sempat cedera saat melawan Barca, bisa fit saat menjamu Stoke. Sayangnya ia belum bisa memakai jasa bek Matija Nastasic dan Sergio Aguero yang masih cedera.

Di pihak lain, pelatih Stoke, Mark Hughes tak punya ilusi bisa membuat kejutan di Etihad. Mantan pelatih ini sadar, The Citizens ini sangat perkasa di kandangnya. menjadi mesin gol yang membuat setiap tim yang akan datang kesana jadi berdebar-debar. Terlebih saat ini ketika mereka masih terluka karena kalah oleh Barca, katanya.

Namun, Hughes masih berharap ada sedikit keajaiban. Ini tugas berat membawa pasukan ke Etihad. Tapi kita pernah mengalahkan Man. United dan Chelsea serta pernah mengimbangi mereka. Yang penting adalah kita harus percaya diri, katanya.

Klub berjuluk The Potters ini sekarang duduk di peringkat 14 klasemen sementara dengan poin 27 poin. mereka setidaknya berharap bisa mencuri satu poin agar menjauh dari zona degradasi yang punya tabungan poin 24.

kabar baik bagi Hughes, mereka bisa memakai jasa Andy Wilkinson dan Matthew Etherington yang sudah pulih dari cedera.