Mobil Bermasalah, Rio Haryanto Gagal Finis Di GP2 Belgia

Mobil Bermasalah, Rio Haryanto Gagal Finis Di GP2 BelgiaRio Haryanto gagal finis dalam feature race GP2 Belgia lantaran mobilnya mengalami masalah. Sebelum masalah tersebut terjadi, pebalap asal Indonesia itu tampil cukup bagus dalam balapan.

Balapan yang berlangsung di Sirkuit Spa-Francorchamps tersebut berlangsung dalam guyuran hujan deras. Rio sendiri berhasil menempatkan dirinya pada urutan kesepuluh pada awal balapan di tengah-tengah kondisi yang cukup berat tersebut.

Namun, hujan membuat balapan dihentikan sementara. Selepas restart, Rio dan rekan satu timnya, Tom Dillmann, mampu mempertahankan posisi mereka di 10 besar –dengan Dillmann berada di urutan kesembilan.

Rio kemudian sukses memperbaiki posisinya menjadi urutan kesembilan. Sial baginya, dia tidak bisa melanjutkan balapan setelah mengalami masalah dengan mesin yang membuat mobilnya mati. Rio pun terpaksa tidak finis ketika balapan menyisakan tiga lap lagi.

“Meskipun hujan membuat balapan sulit dan menghalangi pandangan, saya membalap dengan baik hari ini dan kami layak mendapatkan poin,” ujar Rio seusai balapan.

“Saya tahu, sulit untuk memulai balapan dari belakang besok (pada sprint race) dan karena itu saya hanya bisa berharap finis di urutan ke-11. Tapi, saya pikir saya butuh start bagus supaya bisa membalap dengan baik.”

Rio mengaku tidak bisa apa-apa terhadap masalah di mobilnya. Dia sedang berusaha untuk finis di urutan kedelapan ketika akhirnya ada masalah dengan oli mobil dan membuat mesin mobilnya mati.

“Saya sedang berusaha untuk meraih posisi kedelapan sebelum pit stop.”

“Saya mengalami banyak oversteer menjelang akhir balapan dan tiga lap terakhir tekanan pli berkurang ketika memasuki chicane. Mobil kemudian masuk ke dalam safety mode dan matinya mesin membuat saya harus berhenti,” kata Rio.

Rio sejauh ini sudah mengumpulkan 26 poin dan ada di urutan ke-13 klasemen pebalap. Hasil terbaiknya adalah finis di urutan ketiga pada sprint race GP Monaco.